Quote Kiai Sahal Tentang Berkarya




Diceritakan oleh Ning Tutik (Menantu Kiai Sahal), bahwa Kiai Sahal sangat dekat dengan kedua cucunya; Ning Caca dan Ning Kika. Keduanya biasa memanggil beliau dengan sebutan Mbahkung. Bagi Ning Caca dan Ning Kika, Mbahkung adalah kakek yang menyenangkan.

Bertemu bersama Mbahkung, Mbahputi, Abah dan Ibunya merupakan saat yang ditunggu-tunggu oleh Ning Caca dan ning Kika. Kecuali ada hal yang penting, kumpul keluarga setiap ba'da maghrib tidak pernah terlewatkan. Biasanya, Kiai Sahal duduk diatas kursi goyang di ruang tengah. Sedangkan yang lain duduk bersimpuh melingkar di sekitar beliau. Saat seperti itu, Ning Caca dan Ning Kika biasa menghangatkan suasana dengan bercerita tentang hal-hal yang ditemuinya seharian. Apapun ceritanya, Mbahkung selalu mendengarkan. Selain itu, ada kalanya Ning Caca dan Ning Kika membuat prakarya. Kadang berupa gambar, kadang berupa tulisan. Dan seperti apapun hasil karya keduanya Mbahkung selalu memberikan apresiasi. Baik melalui pujian maupun dengan memberi tanda tangan di atas karya keduanya.

"Semua karya itu bagus, yang tidak bagus itu yang tidak mau berkarya" ujar Mbahkung sambil mengusap kepala kedua cucunya. Tentusaja wajah mereka langsung berseri-seri mendengar respon Mbahkung. Berikutnya, Ning Caca dan Ning Kika akan membuat karya yang lebih banyak lagi untuk ditunjukkan kepada beliau.

0 comments: